Bikin Uang Masuk Rp680 Juta, Ini Kode-kodean Rektor Unsoed Demi Tutupi Praktik Jualan Kursi Maba
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap pola komunikasi kode pengaturan penerimaan uang dari pihak yang mengurus mahasiswa baru melalui jalur mandiri di Unsoed. Rektor Prof. Akhmad Sodiq menggunakan frasa 'jangan diminta di awal' dan 'terima kasih' sebagai arahan untuk memfasilitasi praktik jualan kursi maba. Selama periode 2025-2026, pelaku menerima total Rp680 juta dengan harga per kepala berkisar Rp50 juta hingga Rp500 juta. Pada 20 Agustus 2026, KPK melakukan OTT dan menetapkan Sodiq, Wakil Rektor Kemahasiswaan, Wakil Rektor Umum dan Keuangan, serta beberapa perantara sebagai tersangka korupsi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 22 Agustus 2026 pukul 12.43
KPK Bongkar Jual Beli Kursi Maba Unsoed, Tak Hanya Fakultas Kedokteran
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 11.37
Detik-detik Duit Ratusan Juta Ditemukan di Kresek Hasil Peras Calon Maba Unsoed
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 06.29
Kasus Rektor Unsoed, Ada Peran Guru, Sebegini Tarif Mahasiswa Baru
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 06.01
Rektor Unsoed dan Wakilnya Jadi Tersangka KPK Gara-gara Jual Beli Kursi Mahasiswa Baru
Berita terkait
Kabag Akademik Unsoed Simpan Uang Hasil Peras Ortu Calon Maba dalam Kresek
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 05.50
Respons Unsoed soal KPK Tangkap Rektor Akhmad Sodiq: Kami Hormati Proses Hukum
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 14.35
KPK OTT Rektor Unsoed: Korupsi Duit Mahasiswa Baru Ratusan Juta Rupiah
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 08.53
Terungkap Cara Rektor Unsoed 'Cuci' Uang Rp680 Juta Hasil Jualan Kursi Maba, Hampir Tak Ketahuan
Warta Ekonomi · 22 Agustus 2026 pukul 12.33