KPK Duga Sekda Banyumas Tahu Kasus Korupsi Rektor Unsoed
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9330228/original/020612700_1787356743-IMG_8637.jpg)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas Agus Nur Hadie mengetahui praktik korupsi di Unsoed. KPK menggeledah ruangannya pada 9-10 September 2026. Pada 20 Agustus 2026, KPK melakukan OTT terhadap jajaran Rektor Unsoed dan menetapkan 6 tersangka. Prof. Akhmad Sodiq diduga memerintahkan keponakannya menerima Rp680 juta dari orang tua calon mahasiswa baru (2025-2026). Uang tersebut digunakan untuk membeli tiga bidang tanah. Prof. Norman Arie Prayogo dan perantara Dian Mulia Wardhana, Adhi Wiharto dituduh memeras orang tua calon mahasiswa hingga Rp650 juta. Eko Sumanto diduga menerima Rp1,12 miliar dari pengepul guru. Semua dugaan korupsi terkait penerimaan mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Unsoed.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 18.41
Sekda Banyumas Diduga dalam Pusaran Kasus Korupsi Penerimaan Maba Unsoed
Detik.com · 11 September 2026 pukul 17.19
KPK Geledah 3 Rumah Warek-Ruang Sekda Banyumas Terkait Kasus Rektor Unsoed
JawaPos · 11 September 2026 pukul 21.15
KPK Duga Guru SMA di Tasikmalaya jadi Koordinator Pengepul Calon Mahasiswa Baru Unsoed
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 20.56
KPK Sita Dokumen Penitipan Mahasiswa Unsoed Usai Geledah 6 Lokasi
Berita terkait
Unsoed jadi Proyek Keluarga, KPK Ungkap Perusahaan Keponakan Rektor dapat Ratusan Juta
Warta Ekonomi · 25 Agustus 2026 pukul 00.44
KPK Bongkar Jual Beli Kursi Maba Unsoed, Tak Hanya Fakultas Kedokteran
Liputan6.com · 22 Agustus 2026 pukul 12.43
Bikin Uang Masuk Rp680 Juta, Ini Kode-kodean Rektor Unsoed Demi Tutupi Praktik Jualan Kursi Maba
Warta Ekonomi · 22 Agustus 2026 pukul 12.03
Detik-detik Duit Ratusan Juta Ditemukan di Kresek Hasil Peras Calon Maba Unsoed
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 11.37