Rupiah menguat seiring pernyataan "dovish" pejabat The Fed
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah menguat 51 poin atau 0,29 persen menjadi Rp17.628 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Jumat (28 Juni 2024). Penguatan dipengaruhi pernyataan dovish Christopher Waller, pejabat The Fed, yang menyebut tanda-tanda disinflasi menjanjikan di perekonomian AS. Waller menyiratkan tidak mendukung kenaikan suku bunga acuan Fed pada September 2024. Probabilitas kenaikan suku bunga September turun dari 63 persen menjadi 50 persen. Analis Lukman Leong memrediksi nilai rupiah berkisar Rp17.600-Rp17.750 per dolar AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 2 September 2026 pukul 16.39
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.763, Tekanan Dolar AS Diramal Masih Berlanjut
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 15.05
Rupiah Sentuh Level Tertinggi 15 Minggu, Dolar AS Turun ke Rp17.650
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 15.05
Rupiah Ditutup Melemah 0,31%, Dolar AS Naik ke Rp17.750/US$
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 15.05
Rupiah Ditutup Melemah 0,23%, Dolar AS Naik ke Rp17.750/US$
Berita terkait
Rupiah Kembali Loyo ke Rp17.744 per Dolar AS Sore Ini
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 16.13
Rupiah melemah dipengaruhi kenaikan imbal hasil treasury AS
ANTARA News · 2 September 2026 pukul 16.22
Harga Emas Global Turun, Ini Penyebabnya
kumparan · 2 September 2026 pukul 10.54
Kurs Rupiah Hari Ini Datar Dipicu Kekhawatiran soal Buyback Obligasi
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 10.20