Jakarta · Sabtu, 3 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Boros Energi, AWS Kucurkan Rp 17,8 T untuk Warga AS di Sekitar Data Center

Amazon Web Services (AWS) akan menginvestasikan lebih dari USD 1 miliar (sekitar Rp 17,8 triliun) selama lima tahun ke depan untuk mendukung komunitas di sekitar pusat datanya di Amerika Serikat. Investasi ini ditujukan untuk mengatasi dampak penggunaan listrik dan air yang besar akibat operasional pusat data, yang menjadi infrastruktur kritis untuk pengembangan kecerdasan buatan (AI). AWS juga mengalokasikan dana untuk pendidikan, pelatihan kerja, keterjangkauan energi, serta konservasi air dan energi di wilayah sekitar pusat datanya. Amazon telah menginvestasikan total USD 276 miliar untuk pusat data sejak 2011 hingga 2025. Saat ini, perusahaan sedang mengembangkan atau memperluas fasilitas di beberapa negara bagian AS seperti Indiana, Louisiana, North Carolina, Virginia, dan Mississippi. Investasi terbaru merupbagian dari upaya perusahaan menjawab kritik terkait dampak lingkungan dan sumber daya alam akibat pembangunan pusat data yang cepat. Lebih dari 100 usulan moratorium pembangunan pusat data sedang dipertimbangkan di berbagai wilayah AS. CEO AWS, Matt Garman, menekankan pentingnya pengembangan pusat data untuk kompetisi global dalam teknologi AI. Menurutnya, negara yang unggul dalam AI akan menentukan arah pengembangan dan mendapatkan manfaat terbesar. AWS juga menargetkan agar seluruh pusat datanya mencapai status water positive pada 2030, dengan mengembalikan lebih banyak air ke masyarakat dibandingkan penggunaannya. Saat ini, perusahaan sudah mencapai 75 persen dari target tersebut.

Berita terkait