Kasus Korupsi MBG, Kejagung Didorong Jangan Cuma Berhenti di Pelaksana Teknis
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kejaksaan Agung terus mengembangkan penyidikan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada BGN periode 2025-2026. Pakar hukum Pitra Romadoni menekankan penyidik harus menerapkan metode follow the money, follow the decision, dan follow the authority untuk mengurai seluruh pihak terlibat, termasuk yang berwenang dan menerima manfaat. Nilai kasus ini sangat besar, sehingga penyidik tidak boleh hanya fokus pada pelaksana teknis atau pihak swasta. Dalam perkara bernilai anggaran besar, diperlukan pembuktian materiil objektif untuk memastikan konstruksi perkara utuh. Jerat 3 tersangka baru dalam kasus ini, dan Kejagung sudah mencidupkan pesawat serta helikopter terkait proyek MBG.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 5 Oktober 2026 pukul 13.02
Kasus Korupsi BGN, Pakar Minta Kejagung Jangan Cuma Berhenti di Pelaksana Teknis
Detik.com · 4 Oktober 2026 pukul 08.52
Sitaan di Kasus Dadan Cs Tak Main-main, dari Pesawat hingga Helikopter
CNN Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 13.24
Kejagung Sita Pesawat hingga Helikopter Terkait Korupsi MBG
Warta Ekonomi · 3 Oktober 2026 pukul 18.08
Kejagung Sita Aset Rp24,97 Miliar dalam Kasus Korupsi Motor Listrik MBG
Berita terkait
Kejagung Periksa Dua Saksi Pihak Swasta Terkait Dugaan Korupsi Tata Kelola MBG
JawaPos · 24 September 2026 pukul 15.30
Kejagung Periksa Saksi Kasus Korupsi MBG, Mulai Penjual Ompreng hingga Direksi Perusahaan Swasta
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 20.30
Giliran Tenaga Ahli BGN Diperiksa Kejagung
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 10.29
Kasus Korupsi MBG Bergulir, Kejagung Periksa 6 Saksi
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 23.27