Bos BPS soal Sensus Ekonomi: Data Kami Jaga, Tak Ada Kaitannya dengan Pajak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 dengan mengumpulkan data langsung dari masyarakat, termasuk pendataan dari rumah ke rumah di seluruh daerah. Sensus ini bertujuan memberikan gambaran aktual mengenai kondisi ekonomi di luar sektor pertanian, mencakup 20 kategori usaha. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menegaskan data yang dikumpulkan bukan untuk kepentingan perpajakan dan akan dijaga kerahasiaannya. Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya pembaruan data ekonomi Indonesia yang sudah lebih dari 10 tahun tidak diperbarui metodenya. Sensus ini melibatkan sekitar 251.000 petugas di seluruh desa dan diharapkan selesai akhir bulan ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 17.50
BPS Tegaskan Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Kejar Pajak
SINDOnews · 28 Agustus 2026 pukul 20.46
Rumah Dinas Didatangi Petugas Sensus Ekonomi, Ketua MPR Muzani Tekankan Pentingnya Data dan Angka
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 18.05
BPS Lakukan Sensus Ekonomi di Kediaman Ketua MPR Ahmad Muzani
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 19.23
Takut Didata Berujung Pajak? BPS Jelaskan Tujuan Sensus Ekonomi 2026
Berita terkait
Bos BPS Turun Gunung Sensus Ketua MPR Ahmad Muzani
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 17.30
Sensus Ekonomi 2026: Partisipasi Lebih Luas, Keputusan Lebih Tepat
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 11.51
Prabowo: Data sensus ekonomi jadi dasar penyusunan kebijakan
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 16.30
Prabowo Jamin Sensus Ekonomi Tak Digunakan Buat Kejar Kekayaan Rakyat
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.19