Jakarta · Sabtu, 29 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BPS Tegaskan Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Kejar Pajak

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menegaskan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) tidak berkaitan dengan kepentingan perpajakan. Penekanan utama adalah pada kerahasiaan data masyarakat yang diberikan kepada petugas sensus. Masyarakat dapat mengikuti sensus secara mandiri melalui kuesioner online yang disediakan BPS. Sensus Ekonomi 2026 berlangsung sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dan mencakup aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk kegiatan usaha yang dilakukan dari rumah. Menurut Wakil Kepala BPS Sonny Harry Budiutomo Harmadi, SE2026 bukan ditujukan untuk mengejar pajak pelaku usaha rumahan karena batas antara tempat tinggal dan tempat usaha semakin tidak jelas. Sensus menargetkan dua kelompok utama: pelaku usaha yang biasanya punya Nomor Induk Berusaha (NIB) dan bangunan fisik yang jelas, serta keluarga untuk mendata ekonomi yang ada di dalam keluarga.

Peristiwa ini diliput 7 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait