Bos Evergrande Dipenjara, Krisis Properti China Masih Menghantui
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329274/original/007855800_1787233764-5415.jpg)
Pendiri Evergrande China, Hui Ka Yan, divonis penjara seumur hidup atas tindak pidana termasuk penyalahgunaan dana dan suap. Namun, krisis properti yang sudah bertahan enam tahun masih membebani perekonomian China, yang menjadi perekonomi terbesar kedua di dunia. Sektor properti yang sarat utang ini menyebabkan jutaan unit properti terbengkalai, penjualan lahan dan aktivitas konstruksi anjlok, serta harga rumah di kota-kecil pedalaman turun hampir 25% sejak 2020. Ekonomi China tumbuh 4,3% pada kuartal ketiga 2026, laju terendah dalam lebih dari tiga tahun, sementara surplus dagang yang melonjak memicu kekhawatiran 'China Shock 2.0' dengan negara mitra seperti AS dan UE.
Bagikan
Berita terkait
Berapa Kekayaan Taipan China Bos Evergrande yang Dibui Seumur Hidup?
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 16.26
Profil Hui Ka Yan, Taipan Properti China yang Divonis Bui Seumur Hidup
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 07.41
Dari Teknisi ke Taipan Properti, Orang Terkaya Asia Dibui Seumur Hidup
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 14.10
Raja Properti Evergrande Makin Hancur, Bangkrut-Bos Dibui Seumur Hidup
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 13.13