Botasupal: Perkembangan fitur keamanan uang tekan peredaran uang palsu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Koordinasi Pemberantasan Uang Palsu (Botasupal) menyatakan bahwa perkembangan fitur keamanan pada uang rupiah, khususnya Spark Live, telah menekan peredaran uang palsu di Indonesia. Spark Live yang menghasilkan efek 'hidup' saat uang digoyang-goyangkan hingga saat ini belum berhasil dipalsukan. Pada tahun 2024-2025, rasio uang palsu di Indonesia berada 4 lembar per 1 juta lembar, dan turun menjadi 2 lembar per 1 juta pada 2026 hingga Agustus. Ini jauh lebih rendah dibandingkan negara lain yang mencapai 9-20 lembar per 1 juta. Botasupal bekerja sama dengan Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, Kepolisian, dan Kejaksaan melalui edukasi, penguatan data, dan penegakan hukum untuk pemberantasan uang palsu.
Bagikan
Berita terkait
BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia Segmen Ritel, Bisa untuk Pembayaran QRIS
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 13.20
Lewat Kebijakan Pro-Growth, BI Dorong Akselerasi Ekonomi Digital
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 13.03
Kado HUT RI ke-81: BI Gratiskan Biaya Transaksi QRIS
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 12.30
BI Gratiskan Biaya Transaksi QRIS Hingga Rp 100 Ribu
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.20