Botasupal: Perkembangan fitur keamanan uang tekan peredaran uang palsu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Koordinasi Pemberantasan Uang Palsu (Botasupal) menyatakan bahwa perkembangan fitur keamanan pada uang rupiah, khususnya Spark Live, telah menekan peredaran uang palsu di Indonesia. Spark Live yang menghasilkan efek 'hidup' saat uang digoyang-goyangkan hingga saat ini belum berhasil dipalsukan. Pada tahun 2024-2025, rasio uang palsu di Indonesia berada 4 lembar per 1 juta lembar, dan turun menjadi 2 lembar per 1 juta pada 2026 hingga Agustus. Ini jauh lebih rendah dibandingkan negara lain yang mencapai 9-20 lembar per 1 juta. Botasupal bekerja sama dengan Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, Kepolisian, dan Kejaksaan melalui edukasi, penguatan data, dan penegakan hukum untuk pemberantasan uang palsu.
Bagikan
Berita terkait
Peredaran Uang Palsu di RI Terus Susut, Jauh di Bawah Eropa-Filipina
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 17.20
BI: Uang Palsu di Taman Tekno BSD-Jakarta Kota Berkualitas Rendah
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 14.22
Polisi soal Uang Palsu di Tangsel: Grade A, Belum Sempat Diedarkan
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 18.54
Dolar Nyaris Rp18.000, Juda Agung Bocorkan Jurus Amankan Rupiah
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 08.15