Peredaran Uang Palsu di RI Terus Susut, Jauh di Bawah Eropa-Filipina
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) mencatat peredaran uang palsu di Indonesia menyusut menjadi 1 ppm atau 1 lembar palsu dalam setiap 1 juta uang yang beredar pada Semester I-2026, turun dari 4 ppm pada 2025. Rasio ini jauh di bawah negara seperti Australia (6 ppm), Filipina (10 ppm), dan Uni Eropa (14 ppm). Kualitas uang palsu yang diproduksi masih rendah dan mudah dikenali lewat metode 3D (melihat, meraba, diterawang). Penurunan terjadi karena perkembangan teknologi uang keamanan yang lebih modern serta koordinasi rutin antara BI dengan aparat penegak hukum melalui Botasupal. BI juga melakukan edukasi publik tentang cara mengenali uang rupiah yang asli.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 18.54
Polisi soal Uang Palsu di Tangsel: Grade A, Belum Sempat Diedarkan
Berita terkait
Botasupal: Perkembangan fitur keamanan uang tekan peredaran uang palsu
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 17.27
BI: Uang Palsu di Taman Tekno BSD-Jakarta Kota Berkualitas Rendah
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 14.22
IHSG Ditutup Pada Level 6.501,67
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 16.43
Perkuat Daya Saing Kopi, KAPPI & BI Sepakat Kolaborasi Strategis
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 16.10