Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

BPJS Kesehatan menghadapi cashflow gap Rp14 triliun hingga September 2026. Pendapatan iuran Rp118 triliun, biaya manfaat Rp132 triliun.

BPJS Kesehatan mengalami cashflow gap sebesar Rp14 triliun hingga September 2026. Tekanan ini terjadi karena pendapatan iuran Rp118 triliun lebih rendah daripada biaya manfaat Rp132 triliun. Selisih tersebut dipengaruhi peningkatan pemanfaatan layanan untuk penyakit berbiaya tinggi seperti kanker, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Di sisi lain, 52 juta peserta JKN belum aktif membayar iuran. Pemerintah menyetujui tambahan anggaran Rp20 triliun yang akan dicairkan pada Oktober dan November 2026 untuk menutup gap tersebut.

Berita terkait