BPJS Kesehatan Tegaskan Bot Telegram EDABU Bukan Kanal Resminya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BPJS Kesehatan menegaskan bahwa kanal Telegram 'EDABU BPJS BOT' bukan saluran resmi mereka. Penegasan ini disampaikan menanggapi beredarnya isu penjualan data pribadi melalui kanal tersebut. BPJS Kesehatan menyatakan kanal itu tidak dibuat, dimiliki, maupun dikelola oleh mereka, dan data yang dijual bukan berasal dari sistem mereka.
Bot Telegram tersebut menawarkan layanan penelusuran data seperti NIK, kartu keluarga, data siswa, data perusahaan, dan data gaji dengan pembayaran token. BPJS Kesehatan mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan lembaga mereka dan waspadai pelanggaran hukum terkait penyebaran data pribadi.
Untuk pengecekan kepesertaan dan layanan resmi, BPJS Kesehatan mengimbau masyarakat hanya menggunakan tiga kanal: aplikasi Mobile JKN, layanan WhatsApp PANDAWA di nomor 08118165165, atau Care Center 165. Mereka juga meminta klarifikasi ini disebarkan untuk mencegah informasi keliru.
Bagikan
Berita terkait
Delapan Strategi Pemerintah Percepat Pemulihan Pascagempa M7,7 di NTT
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 13.45
Ada Rencana Skema Baru, Menkes Buka Suara soal Tarif BPJS Kesehatan
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 12.20
Anak Wali Kota Ini Jadi Buronan Paling Dicari FBI, Terlibat Penipuan Rp11,5 Triliun
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 12.13
Iuran BPJS Kesehatan Dipastikan Tidak Naik Tahun Depan meski Dijepit Defisit
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 14.27