BPJS Kesehatan Tegaskan Bot Telegram EDABU Bukan Kanal Resminya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BPJS Kesehatan menegaskan bahwa kanal Telegram 'EDABU BPJS BOT' bukan saluran resmi mereka. Penegasan ini disampaikan menanggapi beredarnya isu penjualan data pribadi melalui kanal tersebut. BPJS Kesehatan menyatakan kanal itu tidak dibuat, dimiliki, maupun dikelola oleh mereka, dan data yang dijual bukan berasal dari sistem mereka.
Bot Telegram tersebut menawarkan layanan penelusuran data seperti NIK, kartu keluarga, data siswa, data perusahaan, dan data gaji dengan pembayaran token. BPJS Kesehatan mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan lembaga mereka dan waspadai pelanggaran hukum terkait penyebaran data pribadi.
Untuk pengecekan kepesertaan dan layanan resmi, BPJS Kesehatan mengimbau masyarakat hanya menggunakan tiga kanal: aplikasi Mobile JKN, layanan WhatsApp PANDAWA di nomor 08118165165, atau Care Center 165. Mereka juga meminta klarifikasi ini disebarkan untuk mencegah informasi keliru.
Bagikan
Berita terkait
Rekening Bank Ludes Dikuras Maling, Korban Cuma Bisa Pasrah
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 15.10
Waspada Modus Penipuan Baru! Ngaku-Ngaku Jadi Petugas Dukcapil
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 18.15
BPJS Kesehatan Tekor: Iuran Terkumpul Rp 118 T, Bayar Manfaat Rp 132 T
Detik.com · 28 September 2026 pukul 21.21
Gagal Berangkat, 146 Calon Jemaah Umrah Laporkan PT AAT ke Polda Jatim
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 21.20