IHSG Terancam Jebol 6.000, Harga Minyak dan Rupiah Jadi Biang Tekanan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terancam melintasi level 6.000 akibat tekanan dari harga minyak mentah yang tinggi dan pelemahan Rupiah. Pada perdagangan Senin (28/9/2026), IHSG ditutup melemah 1,51% atau 94,03 poin ke level 6.147,85, dengan 532 saham melemah dan hanya 180 saham yang menguat. Tekanan ini juga dipengaruhi oleh kondisi pasar global, di mana Wall Street ditutup melemah dan yield US Treasury 10 tahun naik ke 5,234% pada 28 September 2026.
Phintraco Sekuritas menyoroti bahwa pergerakan pasar saham domestik akan terus dipengaruhi oleh perkembangan pasar global, terutama setelah IHSG gagal bertahan di atas level 6.200. Secara teknis, indeks diproyeksikan menguji area support berikutnya di kisaran 6.000-6.100. Investor global juga akan mencermati data ekonomi AS, seperti indeks Personal Consumption Expenditures (PCE) yang dirilis pada Rabu (30/9/2026) dan data nonfarm payrolls September pada Jumat (2/10/2026), yang dapat memengaruhi ekspektasi kebijakan moneter AS.
Di pasar komoditas, harga minyak mentah tetap berada di level tinggi meski sempat turun dari puncak harian, sementara harga emas terkoreksi lebih dari 3% dan berada di sekitar US$4.148 per troy ounce. Di sisi domestik, pelemahan Rupiah ditambah dengan menguatnya dolar AS dan yield obligasi AS yang tinggi, menambah tekanan psikologis terhadap pasar saham Indonesia. Untuk perdagangan Selasa (29/9/2026), Phintraco Sekuritas menyarankan investor memantau saham UNTR, MEDC, CBRE, ERAA, ELSA, dan AADI.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 28 September 2026 pukul 09.07
IHSG Dibuka Melemah 0,52%, Rupiah Anjlok ke Level Rp 17.986 per USD
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 09.06
Harga Batas Minimum Saham Dihapus, IHSG Dibuka Turun ke Level 6.209
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 09.01
Intip Proyeksi IHSG Pekan Ini usai Ambles 3% dengan Outflow Asing Rp3,5 Triliun
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 06.40
Top 3: Rupiah Melemah Lagi
Berita terkait
IHSG Rawan Tertekan, Tekanan Global dan Rupiah Jadi Perhatian Investor
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 07.54
IHSG Naik 0,64% ke 6.317,46
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 12.13
IHSG Diproyeksi Lanjutkan Koreksi, Sentimen Konflik AS-Iran Tekan Pasar
kumparan · 11 September 2026 pukul 07.15
IHSG Ditutup Anjlok 1,20% ke Level 6.298, Rupiah Ikut Melemah 0,69%
kumparan · 24 September 2026 pukul 17.45