Jakarta · Kamis, 17 September 2026Cari
WargaKonoha

Bukan Cuma Dapur, BGN Bongkar Titik Rawan Keracunan MBG: Ayam, Telur hingga Daging Jadi Sorotan

Badan Gizi Nasional (BGN) memperketat pengawasan rantai pasok bahan baku program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah menemukan kasus gangguan kesehatan terkait makanan yang rusak. Kepala BGN Sudaryono menyatakan bahwa ayam, telur, ikan, daging, dan produk olahannya menjadi komoditas dengan risiko tertinggi karena bersifat segar dan mudah rusak. BGN menemukan bahwa sekiti 80–90 persen kasus kesehatan terkait MBG disebabkan oleh ketidakpatuhan terhadap SOP seperti penyimpanan, penerimaan bahan, suhu, dan batas waktu konsumsi.

Untuk mengatasi hal ini, BGN mulai mencatat bahan yang diterima setiap dapur MBG agar proses pengadaan dapat ditelusuri mulai dari pemasok hingga kualitas barang saat sampai ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). BGN juga akan memprioritaskan tujuh komoditas dalam sistem pengadaan, yaitu ayam, telur, daging, ikan, beras, minyak goreng, dan susu. Selain itu, BGN menyiapkan marketplace khusus untuk memantau pemasok, harga, transaksi, dan aspek perpajakan agar tidak terjadi penyimpangan kualitas atau penipuan harga.

BGN juga mengambil langkah administratif dengan menutup sementara 1.999 dapur SPPG yang belum mendaftarkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Dapur yang tidak memperbaiki kondisi dapat ditutup secara permanen. Dengan sistem pengadaan yang lebih terintegrasi, BGN berupaya memastikan bahan baku aman dan tersedia secara berkelanjutan agar program MBG dapat berjalan dengan aman bagi penerima manfaat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait