Bukan Cuma PSEL, Pemerintah Punya Cara Baru Tangani Sampah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5404534/original/034004500_1762409350-gal4.jpg)
Pemerintah mempercepat penanganan sampah nasional dengan mendorong pemanfaatan teknologi pirolisis sebagai pelengkap fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Menko Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan bahwa kapasitas PSEL yang ada saat ini belum memadai, hanya mampu menyerap sekitar 22 persen dari total timbulan sampah nasional. Teknologi pirolisis diproyeksikan dapat menyelesaikan sekitar 20 persen masalah sampah dengan mengubah sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) menjadi bahan bakar terbarukan setara solar. Implementasi Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 telah mempercepat pembangunan PSEL, dengan proyeksi 13 lokasi di seluruh Indonesia, termasuk fasilitas di Kota Palembang yang dijadwalkan mulai beroperasi pada Oktober 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 11.41
Kemenko Pangan Dorong Teknologi Pirolisis untuk Olah Sampah Jadi Energi
ANTARA News · 9 Agustus 2026 pukul 09.45
Menko Pangan: Pirolisis lengkapi PSEL tangani sampah nasional
CNN Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 12.47
Zulhas: Pemerintah Dorong Teknologi Pirolisis Ubah Sampah Jadi Energi
Berita terkait
RAPBN 2027: Jaga ketahanan pangan, nyalakan kemandirian energi
ANTARA News · 15 Agustus 2026 pukul 16.38
Prabowo Mau Bangun 30 GW PLTS dan Pensiunkan 13 GW PLTD Tahun Ini
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 14.44
Stop PLTD 13 GW Tahun ini, Pemerintah Genjot Pembangunan PLTS 30 GW
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 10.31
Sampah Jadi Cuan, GO-SARI Gerakkan Ekonomi Sirkular Warga Bantul
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 09.45