Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Menko Pangan: Pirolisis lengkapi PSEL tangani sampah nasional

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan pemerintah mendorong penggunaan teknologi pirolisis untuk melengkapi Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) dalam penanganan sampah nasional. Kapasitas PSEL yang sedang dikembangkan diperkirakan hanya mampu menangani sekitar 22 persen timbulan sampah nasional, sehingga diperlukan teknologi pengolahan lain seperti pirolisis yang mengubah sampah menjadi bahan bakar terbarukan setara solar. Implementasi Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 telah mempercepat pembangunan PSEL di 13 lokasi, termasuk fasilitas di Kota Palembang yang targetnya mulai beroperasi pada Oktober 2026.

Pemerintah memperkirakan pemanfaatan teknologi pirolisis secara lebih luas berpotensi membantu menangani sekitar 20 persen persoapan sampah nasional. Pengembangan pirolisis dilakukan melalui kolaborasi dengan TNI Angkatan Darat dan pemerintah daerah, termasuk proyek percontohan di lima wilayah: Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Semarang, Kota Bekasi, dan DKI Jakarta. Kolaborasi ini juga mendukung percepatan Proyek Strategis Nasional PSEL Bogor Raya 1.

Menko Pangan menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah, terutama dalam penyediaan lahan, percepatan perizinan, dan kepastian pasokan sampah bagi fasilitas pengolahan. Pengembangan ini bertujuan mengurangi penumpukan sampah di TPA dan mengantisipasi risiko kebakaran saat musim kering, sekaligus meningkatkan nilai guna sampah secara ekonomi dan energi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait