Jakarta · Kamis, 1 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Pemerintah Ambil Alih Saham KCIC, Beban WIKA Jauh Berkurang

Pemerintah berencana mengambil alih saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) yang menguasai 60% saham PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Langkah ini diharapkan dapat memulihkan kinerja keuangan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) pada 2026. Direktur Keuangan WIKA, Mulyadi, menjelaskan bahwa kepemilikan WIKA sebesar 33,36% di PSBI menyebabkan kerugian KCIC yang mencapai Rp1,7 triliun hingga Rp1,8 triliun per tahun terkonsolidasi ke dalam laporan keuangan WIKA, sehingga menekan ekuitas dan laba rugi perseroan. Dengan pengambilalihan saham ini, beban kerugian tersebut diharapkan tidak lagi tercermin dalam laporan keuangan WIKA. Proses due diligence terkait pengalihan saham PSBI sedang berjalan melibatkan WIKA, KAI, PTPN I, Jasa Marga, Danantara, BP BUMN, dan Kementerian Keuangan. Direktur Manajemen Risiko & Legal WIKA, Vera Kirana, menyampaikan bahwa karena proses akuisisi masih berlangsung, tanggal pasti penyelesaiannya belum dapat dipastikan, namun Mulyadi berharap pengambilalihan ini dapat terealisasi pada 2026 agar dampaknya langsung terlihat dalam laporan keuangan akhir tahun WIKA.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait