Bursa Asia Bergerak Variatif, Kospi Melonjak 2%
CNBC Indonesia± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bursa saham Asia bergerak variatif pada Selasa (18/8/2026). Kospi Korea Selatan melonjak 2%, Nikkei 225 Jepang turun 0,9%, S&P/ASX 200 Australia sedikit tergelincir. Harga minyak naik lebih dari 2% akibat ketidakpastian gencatan senjata AS-Iran. Imbal hasil Treasury 30 tahun mencapai level tertinggi sejak Juni 2007. Di Wall Street, Dow Jones dan S&P 500 terkoreksi 0,5%, Nasdaq ditutup melemah 0,3%. Investor mencermati data ekonomi AS termasuk harga impor/ekspor Juli, housing starts, dan laporan Home Depot.
Bagikan
Berita terkait
Wall Street Bervariasi, Nasdaq Naik 0,24 Persen di Tengah Data Inflasi
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 06.16
Wall Street Melemah Dibayangi Suku Bunga-Imbal Hasil Obligasi Pemerintah AS
kumparan · 30 September 2026 pukul 06.10
Wall Street Menguat, Saham Teknologi dan AI Jadi Penopang Pasar
kumparan · 28 September 2026 pukul 06.10
Wall Street Ditutup Bervariasi, Investor Cermati Harga Minyak dan Suku Bunga AS
kumparan · 25 September 2026 pukul 06.30