Wall Street Melemah Dibayangi Suku Bunga-Imbal Hasil Obligasi Pemerintah AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wall Street melemah pada perdagangan Selasa (29/9) setelah investor menilai prospek kebijakan suku bunga Federal Reserve. Dow Jones turun 0,26 persen, S&P 500 melemah 0,17 persen, dan Nasdaq Composite turun 0,08 persen. Komentar Presiden Federal Reserve Bank of New York John Williams yang menyatakan tidak ada urgensi untuk kebijakan lebih lanjut menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga pada pertemuan Oktober. Berdasarkan kontrak berjangka, peluang kenaikan suku bunga 25 basis poin pada Oktober kini berada di kisaran 50:50, turun dari hampir 70 persen sebelumnya. Investor juga menunggu rilis data inflasi PCE dan laporan ketenagakerjaan AS yang akan memengaruhi keputusan kebijakan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 16.32
Ekonomi Indonesia 2026 Diramal Tumbuh 5,4%, Bagaimana Nasib Tahun Depan?
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 12.38
IHSG Tak Sendiiran, Bursa Asia Mayoritas Melemah
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 12.38
IHSG Tak Sendirian, Bursa Asia Mayoritas Melemah
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 10.51
BI Sebut Ekonomi Global 2026 Masih Suram, Ramal 2027 Mulai Membaik
Berita terkait
Wall Street Ditutup Melemah, Investor Cermati Kenaikan Suku Bunga The Fed
kumparan · 17 September 2026 pukul 06.30
Wall Street Ditutup Bervariasi, Investor Cermati Harga Minyak dan Suku Bunga AS
kumparan · 25 September 2026 pukul 06.30
Wall Street Melemah, Imbal Hasil US Treasury Tembus Level Tertinggi Sejak 2007
kumparan · 24 September 2026 pukul 06.13
Wall Street Bangkit, Investor Mencermati Kenaikan Suku Bunga The Fed
kumparan · 18 September 2026 pukul 06.16