Wall Street Bervariasi, Nasdaq Naik 0,24 Persen di Tengah Data Inflasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indeks saham Amerika Serikat beragam pada perdagangan Rabu (30/9) setelah data inflasi lebih rendah dari perkiraan. Dow Jones turun 0,86 persen menjadi 50.906,05 poin, S&P 500 turun 0,25 persen ke 7.651,54, sementara Nasdaq naik 0,24 persen menjadi 26.861,06. Data PCE inflasi Agustus 2023 naik 3,4 persen secara tahunan, di bawah proyeksi 3,7 persen, menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga Fed pada Oktober menjadi 37 persen dari 51 persen. September menandai tren turun tiga bulan bagi S&P 500 dan Dow Jones, sementara Nasdaq menguat kedua bulan. Microsoft, Apple, dan Nvidia memperkuat indeks teknologi. Hewlett Packard Enterprise naik 3,9 persen setelah proyeksi pertumbuhan disosialisasikan, sementara Moderna turun 5,3 persen setelah Citigroup menurunkan peringkatnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 16.26
IHSG Tiba-Tiba Ambruk 0,83% ke Level 6.071, Ada Apa?
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 11.53
Rupiah Hari Ini Menguat ke 17.925, Harga Minyak Tertekan Jadi Angin Segar
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 09.36
Breaking! IHSG Naik 1%
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 09.05
Dipimpin Nikkei, Bursa Asia Berbalik Hijau Hari Ini
Berita terkait
Wall Street Ditutup Melemah Usai The Fed Komitmen Tekan Inflasi
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 06.00
Wall Street Melemah Dibayangi Suku Bunga-Imbal Hasil Obligasi Pemerintah AS
kumparan · 30 September 2026 pukul 06.10
The Fed Diproyeksikan Kerek Suku Bunga Acuan Sekali Lagi pada Triwulan IV
JawaPos · 28 September 2026 pukul 17.01
Wall Street Ditutup Bervariasi, Investor Cermati Harga Minyak dan Suku Bunga AS
kumparan · 25 September 2026 pukul 06.30