Bursa Mineral Digarap Tahun Depan, RI Bakal Punya Harga Sendiri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia akan mendirikan bursa mineral dan komoditas strategis pada 1 Januari 2027. Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi transformasi ekonomi tahun 2027 yang mencakup digitalisasi, AI, dan revitalisasi sektor pertanian serta energi. Dengan bursa sendiri, Indonesia diharapkan memiliki harga referensi (Indonesia Reference Price) untuk komoditas seperti nikel, kelapa sawit, timah, batu bara, kopi, dan karet yang selama ini ditentukan pasar luar negeri. Presiden Prabowo Subianto menyoroti praktik bahwa negara tanpa komoditas tetap mengendalikan harga pasar sebagai masalah ekonomi yang tidak masuk akal. OJK akan mengawasi operasional bursa tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 19.21
Prabowo Targetkan Bursa Mineral Beroperasi 2027, Pengawasan Dipercayakan kepada OJK
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 18.05
Prabowo Siapkan Bursa Mineral RI, Harga Komoditas Tak Lagi Ditentukan Asing
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 16.22
Prabowo Komitmen Lanjutkan Reformasi Bursa Lewat Demutualisasi
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 11.10
OJK Sebut Bursa Mineral Strategis Bakal Jadi Acuan Harga Komoditas RI
Berita terkait
Bursa Mineral Meluncur Tahun Depan, Namanya Icomex?
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 13.58
Prabowo Siapkan Aturan Bursa Mineral, Komoditas Utama dan Kapan Jalan
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 10.15
Indonesia Siapkan Bursa Mineral Strategis, OJK Kejar Aturan Turunannya
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 20.00
OJK Sedang Proses Aturan untuk Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 07.30