Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Buruh Batalkan Rencana Demo di DPR Senin Depan, Takut Ada Penyusup

Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) membatalkan rencana unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, yang semula dijadwalkan pada Senin (10/8). Aksi itu direncanakan untuk mendesak pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menyatakan penundaan dilakukan setelah koalisi mencermati adanya kelompok-kelompok yang diduga menunggu momentum aksi untuk menumpang dan memanfaatkan situasi.

Aksi ini rencananya akan diikuti sekitar 50 ribu buruh dari 18 konfederasi yang tergabung dalam KBPBI. Presidium KBPBI memutuskan menunda aksi sambil terus mengamati perkembangan situasi di lapangan. Andi Gani menegaskan koalisi tetap akan mengawal pembahasan RUU Ketenagakerjaan melalui langkah konstitusional dengan mengutamakan keselamatan dan ketertiban.

Sebelumnya, KBPBI melakukan safari politik ke berbagai fraksi di DPR dan menyerahkan draf usulan RUU yang disusun anggota koalisi dari 18 konfederasi dan 157 federasi. Koalisi juga bertemu Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal. Meski menunda aksi, KBPBI memperingatkan DPR tentang potensi kerusuhan besar pada Agustus jika aspirasi buruh tidak diakomodasi. Mereka tidak ingin rangkaian demonstrasi Omnibus Law 2020 dan setelahnya terulang kembali.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait