KAGEOGAMA Dukung Bursa Mineral Strategis: Dari Kekayaan Geologi Menuju Kedaulatan Nilai
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

IKATAN Alumni Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada (KAGEOGAMA) mendukung pembentukan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) yang dijadwalkan beroperasi pada 1 Januari 2027 di bawah pengawasan OJK. Dukungan ini disampaikan terkait pengumuman Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD pada 14 Agustus 2026, di mana ia menyatakan bahwa pengawasan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) terhadap lebih dari 6.500 transaksi ekspor dalam 13 hari menemukan potensi tambahan sekitar US$5 miliar dari perbedaan dan penyesuaian harga. KAGEOGAMA menekankan bahwa kebijatan ini harus menerjemahkan kekayaan geologi Indonesia menjadi nilai ekonomi yang transparan dan berdaya tawar, dengan sistem yang mampu menjaga integritas data, kualitas komoditas, dan kewajaran transaksi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 19.27
OJK Lantik Henry Rialdi Jadi Deputi Pengawasan Bursa Mineral
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 13.48
Prabowo Sodorkan Calon Kepala Bursa Mineral dan Komoditas Strategis ke DPR, Siapa Sosoknya?
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 21.38
OJK melantik Henry Rialdi sebagai Deputi Komisioner Bursa Mineral
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 19.33
OJK Lantik Deputi Baru Awasi Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
Berita terkait
Prabowo Siapkan Aturan Bursa Mineral, Komoditas Utama dan Kapan Jalan
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 10.15
Dasco: Peraturan soal Bursa Mineral Harus Rampung Tahun Ini
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 08.12
OJK Sedang Proses Aturan untuk Bursa Mineral dan Komoditas Strategis
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 07.30
Prabowo targetkan bursa mineral beroperasi 1 Januari 2027
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 17.37