Catat Pertumbuhan Signifikan, Bank Mega Syariah Sebut Tren Positif Pembiayaan Konsumer Berlanjut
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pembiayaan konsumer perbankan nasional diproyeksikan tumbuh 5,75% secara tahunan pada Juni 2026, didorong oleh kebutuhan masyarakat akan akses dana untuk kepemilikan hunian, kebutuhan multiguna, dan pembiayaan berbasis aset seperti emas. Bank Mega Syariah mencatatkan pertumbuhan signifikan pada produk Pembiayaan Kepemilikan Emas (Flexi Gold) sejak diluncurkan akhir 2025. Dari Desember 2025 hingga Juli 2026, outstanding Flexi Gold naik 1.796% hingga lebih dari Rp42 miliar, menjadi produk pembiayaan konsumer tercepat tumbuh di bank tersebut. Menurut Benadicto Alvonzo Ferary, Head Digital Business & Product Management, pertumbuhan ini mencerminkan minat masyarakat akan alternatif pembiayaan fleksibel yang memanfaatkan aset emas tanpa perlu melepas kepemilikan. Masyarakat semakin melihat emas tidak hanya sebagai penyimpanan nilai, tetapi juga sebagai jaminan likuiditas. Hingga Juli 2026, total portofolio pembiayaan konsumer Bank Mega Syariah mencapai Rp596,7 miliar, dengan pertumbuhan year-to-date sebesar 4,97%.
Bagikan
Berita terkait
Konsumer Emas BCA Syariah Tumbuh 81 Persen hingga Agustus 2026
kumparan · 30 September 2026 pukul 19.04
Top 3: Harga Emas Hari Ini Tersungkur Gara-Gara Komentar Ketua The Fed
Liputan6.com · 30 Agustus 2026 pukul 08.00
Airlangga sebut ETF Emas perkuat posisi Indonesia di investasi global
ANTARA News · 11 Agustus 2026 pukul 12.32
OJK berikan relaksasi kredit bagi warga terdampak gempa Flores
ANTARA News · 3 Oktober 2026 pukul 22.35