Airlangga sebut ETF Emas perkuat posisi Indonesia di investasi global
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan peluncuran Exchange Traded Fund (ETF) Emas oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat investasi emas global dan meningkatkan daya saing di tengah ketidakpastian ekonomi. Airlangga menekankan pentingnya pengembangan sektor emas secara berkelanjutan dari hulu (pertambangan) hingga hilir (perhiasan dan investasi).
Data terbaru menunjukkan Pegadaian mengelola sekitar 153 ton emas senilai sekitar 20 miliar dolar AS, naik dari 70 ton sebelumnya. Nilai ini melampaui ETF emas di India yang bernilai 17-18 miliar dolar AS, sementara Indonesia telah melampaui Singapura setelah peluncuran Bullion Bank.
Airlangga menambahkan emas tetap menjadi instrumen investasi aman (safe haven) di masa ketidakpastian, dan masyarakat semakin memahami manfaat investasi emas melalui Pegadaian, mendukung optimisme terhadap pengembangan industri nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 06.41
Akses Investasi Emas Makin Luas Lewat ETF
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 12.30
Kementerian Investasi Buka-bukaan Soal Strategi Hilirisasi Emas
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 11.50
Strategi RI Gaet Investasi: Bangun Hilirisasi dengan Ekosistemnya
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 11.05
Video: Gaet Investor dan Dorong Ekonomi 2026,Ekonom Dorong Kebijakan Ini
Berita terkait
RI Benar-Benar Kaya Emas dari Sabang Sampai Merauke, Ini Datanya
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 14.55
Permintaan Investasi Emas Indonesia Melonjak 40%, Terkuat di Dunia
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 18.00
Daftar Lengkap Harga Emas Pegadaian 16 Agustus 2026
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 18.52
Menperin Fokus Industrialisasi untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi 2027
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 14.28