CELIOS Hitung Kerugian Ekonomi dari Karhutla Bisa Capai Rp123 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Center for Economic and Law Studies (CELIOS) memperkirakan total kerugian ekonomi akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia sepanjang Januari-Agustus 2026 mencapai Rp39,29 triliun hingga Rp123,1 triliun. Direktur Ekonomi CELIOS, Nailul Huda, menjelaskan bahwa angka tertinggi ini setara dengan 49,1% dari proyeksi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kalimantan Tengah tahun 2026, dan belum memperhitungkan kemungkinan penyebaran karhutla hingga akhir tahun. Kerugian ini mencakup hilangnya aset fisik dan kontraksi aktivitas ekonomi seperti perdagangan, pertanian, serta akomodasi makanan dan minuman.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 1 September 2026 pukul 22.24
Legislator PDIP Soroti Anggaran Kemenhut untuk Cegah Karhutla: Sikap Pasrah
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 22.18
Kebakaran Hutan Bisa Diantisipasi Jika Pemerintah Tidak Abaikan Data Ilmiah
Detik.com · 1 September 2026 pukul 22.16
Lahan Gambut 969 Hektare Padam, Drone Diturunkan Pantau Kerumutan
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 21.00
Karhutla Meluas, Dedi Mulyadi Minta Aktivitas Pendakian Gunung Dihentikan
Berita terkait
Polres Muba Tetapkan 3 Tersangka Kasus Karhutla
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 14.00
Waketum Hanura Rio Capella Dorong Presiden Prabowo Tindak Tegas Pelaku Karhutla
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 09.27
Terbongkar! Begini Modus Perusahaan Besar Bakar Lahan
CNBC Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 08.45
Prabowo Ancam Cabut Izin Korporasi yang Terlibat Kabakaran Hutan
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 14.10