Jakarta · Senin, 7 September 2026Cari
WargaKonoha

China Gelontorkan Rp 947 Triliun ke Bank dan Perusahaan Asuransi

China menyuntikkan dana sebesar 360 miliar yuan (setara US$53,6 miliar atau Rp947,16 triliun) ke delapan bank dan perusahaan asuransi milik negara untuk memperkuat sistem keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang melambat. Langkah ini dilakukan Kementerian Keuangan China untuk meningkatkan kemampuan operasional, ketahanan risiko, dan kemampuan mendukung sektor ekonomi riil. Paket dana ini akan memperkuat tiga bank besar dan lima perusahaan asuransi, termasuk Industrial and Commercial Bank of China dan Agricultural Bank of China, sekaligku memperkuat kemampuan mereka menghadapi guncangan eksternal akibat ketidakpastian global.

Penguatan ini merupakan bagian dari upaya Beijing untuk memulihkan ekonomi terbesar kedua di dunia di tengah berbagai tantangan, seperti ketegangan perdagangan dengan Barat, dampak konflik terkait Iran, dan penuaan populasi. Presiden Xi Jinping menekankan stabilitas keuangan sebagai kunci keamanan nasional. Ekonomi China tumbuh 4,3% pada kuartal kedua 2026, di bawah target tahunan setelah tumbuh 5% pada kuartal pertama. Pada Maret, Beijing memangkas target pertumbuhan ke kisaran 4,5%-5%, target terendah sejak 1991, untuk memberi ruang mengakui kelemahan ekonomi yang ada.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait