CORE Tolak Pencabutan Bansos, Permasalahan Data DTSEN Jadi Alasan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Core Indonesia menolak pencabutan bansos di Jakarta Selatan karena masalah akurasi data DTSEN. Dari empat program bansos, tiga masih berisiko tinggi kesalahan sasaran lebih dari 70 persen. Core meminta pemerintah menunda pencabutan manfaat hingga data kembali dikaji, sekaligus meminta BPS terbitkan penjelasan metodologi DTSEN secara terbuka. Pemerintah juga disarankan memberi notifikasi kepada keluarga yang berpindah desil secara signifikan dan menetapkan standar waktu penyelesaian sanggah yang dipublikasikan secara berkala.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 11 September 2026 pukul 19.57
Kemensos: 90 Persen dari 1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 17.48
BPS: Data DTSEN Harus Mutakhir agar Tepat Sasaran
Berita terkait
Desil DTSEN Naik Tak Berarti Bansos Dicabut, Pemerintah Jelaskan Aturannya
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 18.12
CORE Sampaikan Rekomendasi untuk Pemerintah Soal Penyaluran Bansos Berbasis Desil
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 18.39
Meluruskan Pemahaman Bahwa Desil Dihadirkan untuk Menurunkan Kemiskinan
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 17.05
4,3 Juta KPM Baru Kini Terima Bansos usai Data Desil Diperbaharui
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 08.21