Dana Darurat Itu Penting tapi Sering Terlupakan, Begini Cara Persiapkannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518283/original/009456900_1772500619-Screenshot_2026-03-03_081156.jpeg)
Dana darurat penting namun masyarakat Indonesia hanya memilikinya 1-2 minggu, jauh di bawah ideal tiga sampai enam kali biaya hidup bulanan. Mohamad Andoko dari PT Cerdas Keuangan Indonesia menyatakan bahwa kesadaran dana darurat baru muncul pada masa pandemi COVID-19. Andy Nugroho menekankan dana ini menjadi 'jaring pengaman' untuk kejadian tak terduga seperti kecelakaan, penyakit, atau musibah. Disiplin menyisihkan 10% penghasilan bulanan menjadi kunci, dengan idealnya single menyisihkan tiga kali penghasilan bulanan dan berkeluarga lima kali. Bagi pekerja dengan gaji tidak tetap, alokasi harus lebih besar. Dana darurat sebaiknya disimpan di instrumen likuid seperti rekening bank, deposito, atau reksa dana.
Bagikan
Berita terkait
Tips Siapkan Dana Darurat untuk Hadapi Bencana
CNN Indonesia · 12 September 2026 pukul 09.00
Kemenkes Thailand bantah isu wabah COVID-19 dengan gejala parah
ANTARA News · 11 September 2026 pukul 09.45
BPOM Siap Siaga Hadapi Ancaman Pandemi Masa Depan
SINDOnews · 5 September 2026 pukul 19.48
Saat Masyarakat Mulai Makan Tabungan untuk Bertahan
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 06.00