Tips Siapkan Dana Darurat untuk Hadapi Bencana
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bencana tidak dapat diprediksi, sehingga menyiapkan dana darurat penting untuk menjaga kondisi keuangan saat kejadian. Dana darurat harus berada di instrumen rendah risiko dan mudah dicairkan seperti rekening bank, deposito, logam mulia, atau reksa dana pasar uang. Idealnya, dana darurat minimal 3x penghasilan atau pengeluaran bulanan. Asuransi dapat menjadi pelengkap untuk menutupi kekurangan dana bila kebutuhan lebih besar dari tabungan. Jenis asuransi sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan, seperti asuransi kesehatan bagi yang tidak memiliki jaminan atau asuransi jiwa untuk keluarga yang bergantung. Pendapatan sekitar 10-20% dapat disisihkan untuk asuransi, dengan alokasi 50:50 antara dana darurat dan asuransi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 12 September 2026 pukul 09.13
Bukan Menabung atau Investasi, Hal Ini Perlu Diperhatikan Fresh Graduate
Berita terkait
Cuan Perusahaan Asuransi dari Investasi Tembus Rp10,39 Triliun hingga Juli 2026
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 14.00
OJK Catat Klaim Asuransi Umum Naik 17,3% Jadi Rp 43,34 Triliun hingga Juli 2026
kumparan · 8 September 2026 pukul 12.16
OJK: Bencana dan Cuaca Ekstrem Berpotensi Dongkrak Klaim Asuransi
kumparan · 8 September 2026 pukul 10.42
Jangan Timbun Uang di Rekening Bank, Maksimal Segini Menurut Pakar
CNBC Indonesia · 6 September 2026 pukul 11.15