BUMN Asuransi Digabung Jadi 3 Entitas, Selesai Akhir 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9312564/original/022789700_1785509518-1000394259.jpg)
Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria menyatakan target penggabungan 15 perusahaan asuransi BUMN menjadi tiga entitas selesai akhir 2026. Ketiga entitas yang akan tersisa meliputi asuransi jiwa, asuransi umum, dan asuransi kredit. Proses konsolidasi ini tidak hanya mencakup asuransi konvensional, tetapi juga asuransi berbasis syariah, termasuk produk life insurance, general insurance, dan credit insurance versi syariah. Dony menegaskan bahwa bisnis asuransi kredit masih dalam tahap peninjauan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk pemisahan antara perusahaan asuransi umum dan penjaminan. Sebelumnya, Dony mengakui bahwa perusahaan asuransi BUMN menghadapi berbagai persoalan, termasuk kondisi keuangan dan tata kelola yang perlu diperkuat. Dalam dua bulan terakhir, Danantara telah bertemu dua kali dengan OJK untuk membahas isu-isu tersebut, termasuk risiko dan peluang pertumbuhan. Fokus utama saat ini adalah mempercepat proses konsolidasi guna memperkuat industri asuransi nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 15.55
16 BUMN Asuransi Bakal Jadi Cuma 3 Perusahaan Akhir Tahun Ini
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 20.02
OJK Belum Terima Pengajuan Danantara soal Kempit 10% Saham Bursa
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 19.34
Danantara Target BUMN Sisa 200 di Akhir 2026
JawaPos · 2 Oktober 2026 pukul 18.00
Tak Cuma Asuransi Konvensional, Danantara Bidik Merger BUMN Asuransi Syariah
Berita terkait
Danantara Bakal Kelola 200 Entitas Tahun Ini, Merger BUMN Karya Dikebut
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 22.52
Danantara Turun Tangan Atasi Dana Pensiun BUMN yang Bermasalah
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 20.57
OJK pastikan dana pensiun BUMN bisa penuhi kewajiban jangka pendek
ANTARA News · 25 September 2026 pukul 16.48
OJK Sebut Danantara Siap Bantu Dapen BUMN yang Bermasalah Kelola Investasi
kumparan · 25 September 2026 pukul 16.00