Video: Dony Oskaria dan Hasil 1,5 Tahun Danantara Kelola 1.074 BUMN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BPI Danantara, yang dipimpin Dony Oskaria sebagai COO dan Kepala Badan Pengaturan BUMN, telah menyelesaikan 1,5 tahun pengelolaan sejak didirikan pada 24 Februari 2025 di bawah Presiden Prabowo Subianto. Badan ini bertindak sebagai motor pertumbuhan ekonomi dengan dua pilar: Danantara Asset Management yang mengkonsolidasikan dan mengelola BUMN secara operasional, serta Danantara Investment Management yang mengembangkan dana investasi. Dalam pengelolaannya, Danantara menemukan bahwa dari 1.074 BUMN yang ada, 52% rugi dan tidak efisien, menyebabkan kerugian hingga Rp 50 triliun per tahun. Untuk memperbaiki ini, Danantara menerapkan empat strategi: likuidasi, divestasi, konsolidasi, dan restrukturisasi. Target akhir tahun 2026, hanya 254 BUMN yang tersisa yang solid dan menguntungkan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 17.44
Kinerja Danantara Dipuji Prabowo, BUMN Mulai Untung
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 09.37
Prabowo Kembali Ungkap Rencana Beri Bintang Kehormatan untuk Pimpinan Danantara
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 09.02
Kinerja BUMN Meningkat, Prabowo Kembali Ungkap Rencana Pemberian Bintang untuk Pimpinan Danantara
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 08.20
Presiden Prabowo: Dalam 2 Tahun, Penghasilan BUMN Naik Ratusan Persen Padahal Puluhan Tahun Merugi
Berita terkait
Video: Benahi Masalah 1.074 BUMN, Danantara Lakukan Likuidasi - Merger
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 16.25
Percepat Efisiensi, Danantara Gabungkan 49 Hotel BUMN di Bawah HIN
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 13.20
Video: Danantara Bongkar Arah Restrukturisasi Aset Manajemen-Danareksa
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 16.36
Video: Danantara Merger 5 BUMN Aset Manajemen dan 23 Kawasan Industri
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 15.49