Danantara Dorong Bio Farma Bawa Industri Kesehatan RI ke Pasar Global
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) dan BP BUMN mendorong PT Bio Farma (Persero) untuk kembali memfokuskan diri pada riset dan pengembangan vaksin, bukan sekadar menjadi pabrik vaksin untuk perusahaan lain. Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria menyatakan bahwa lama-kelamaan Bio Farma hanya menjadi pabrik vaksin asing, sehingga perlu 'dibalik lagi' untuk menguasai teknologi dan produk vaksin secara mandiri.
Transformasi ini dilakukan sekaligus dengan ekspansi pasar global. Dalam dua tahun terakhir, teknologi kesehatan dari Indonesia telah diekspor ke Senegal, Ghana, dan India. Ke depan, Bio Farma diarahkan untuk memperluas produknya ke negara-negara Afrika.
Dengan refocusing pada riset dan pengembangan, Bio Farma diharapkan mampu menciptakan produk kesehatan sendiri, memperkuat kemandirian dan ketahanan kesehatan nasional, sekaligus meningkatkan daya saing industri kesehatan Indonesia di pasar global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 14.35
BP BUMN Dorong Bio Farma Kembali ke Mandat Awal: Bikin Vaksin Sendiri
Berita terkait
Viodeo: Ekspansi Bisnis Vaksin, Farma Harap Bantuan Modal Danantara
CNBC Indonesia · 12 September 2026 pukul 13.00
Bos Bio Farma Buka-bukaan Soal Transformasi dan Pengembangan Bisnis
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 12.21
Industri Kesehatan Indonesia Diakui Dunia
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 17.24
Tekan Impor, Bio Farma Dorong TKDN Hingga 71%
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 15.51