Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Danantara Guyur Investasi Rp17,7 Triliun untuk Kredit Swasta di Swiss

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menyalurkan investasi sebesar US$1 miliar atau setara Rp17,75 triliun kepada Partners Group, perusahaan manajemen aset asal Swiss. Dana tersebut akan digunakan untuk peluang pinjaman langsung di seluruh Asia, khususnya Indonesia. Sebanyak US$600 juta dialokasikan untuk pinjaman langsung, sementara sisanya sebesar US$400 juta dikelola sebagai discretionary tranche oleh Partners Group. Investasi ini dilakukan sebagai bagian dari strategi Danantara untuk berinvestasi baik di dalam maupun luar negeri, dengan tujuan menghasilkan imbal hasil yang optimal dan transfer pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.

Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, menyatakan bahwa investasi ini diproyeksikan akan memberikan pengembalian yang baik. Sementara itu, Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menyampaikan optimisme terkait kinerja BUMN di bawah pengelolaannya. Dony memproyeksikan laba bersih konsolidasi seluruh BUMN mencapai Rp360 triliun pada 2026, melampaui capaian Temasek Holdings yang mencapai Rp136 triliun. Proyeksi ini didasarkan pada tren positif yang telah terjadi, di mana laba BUMN tumbuh dari Rp254 triliun pada 2022 menjadi Rp292 triliun pada 2023, meskipun sempat terkoreksi menjadi Rp186 triliun pada 2024, kemudian pulih hingga Rp326 triliun pada 2025.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait