Danantara Siapkan Margin Wajar Penetapan Harga Ekspor SDA
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9331864/original/007359700_1787574945-f07655d0-361c-4329-a7f5-5ae1c581f3e1.jpg)
PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) menyiapkan margin wajar dalam penetapan harga ekspor sumber daya alam (SDA) dengan menerapkan prinsip cost recovery. Direktur Keuangan dan Treasury DSI, Sinthya Roesly, menjelaskan bahwa mekanisme ini memperhitungkan biaya operasional perusahaan yang telah menerima suntikan modal awal, sehingga tidak memungkinkan beroperasi dengan skenario rugi. DSI melakukan kalkulasi awal terhadap komponen biaya untuk menentukan tingkat margin yang wajar dalam menjalankan mandatnya.
Mengenai penentuan skema pembagian biaya atau imbal jasa (fee), DSI berkomitmen tidak mengambil keputusan secara sepihak dan akan berkonsultasi dengan para pemangku kepentertian. Efisiensi yang dihasilkan tidak akan dibebankan secara sepihak kepada eksportir. DSI memastikan perhitungan biaya ekspor tetap memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan menargetkan sistem ekspor yang transparan dan kredibel untuk meningkatkan kepercayaan pasar internasional.
Pada tahap awal, DSI fokus mengawasi tiga komoditas strategis: minyak, batu bara, dan baja. Evaluasi terhadap efektivitas dan efisiensi operasional dilakukan berkala sebelum memperluas ke komoditas lain. Dengan kepercayaan global yang terbangun, DSI berharap harga produksi dapat meningkat dan komoditas Indonesia lebih kompetitif di pasar dunia.
Bagikan
Berita terkait
Beda Fungsi dengan Icomex, DSI Tegaskan Fokus Jadi Verifikator Harga
Liputan6.com · 24 Agustus 2026 pukul 22.15
Danantara Optimistis DSI Bisa Dongkrak Harga Jual Batu Bara dan CPO
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 22.15
Platform Ekspor PT DSI Diluncurkan 1 September
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 22.14
DSI Buka Suara soal Hitungan Tarif Ekspor 3 Komoditas, Beban Baru Badan Usaha?
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 21.58