Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Data Desil Awur-awuran Bikin Masyarakat Tercengang, Bakom: Presiden Prabowo Instruksikan Evaluasi

Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI, Muhammad Qodari, menyatakan bahwa pemerintah akan melakukan evaluasi terhadap sistem pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan atau desil. Hal ini dilakukan setelah muncul keluhan masyarakat terkait ketidaksesuaian antara data yang tercatat dengan kondisi ekonomi sebenarnya di lapangan. Presiden Prabowo Subianto juga menekankan pentingnya akurasi data dalam memberikan perlindungan sosial (perlinsos) kepada masyarakat. Qodari menjelaskan bahwa digitalisasi perlindungan sosial dilaksanakan tidak hanya untuk memudahkan masyarakat menerima bantuan sosial, tetapi juga untuk mengatasi masalah ketidakakuratan dalam penyaluran bansos. Pemerintah terus berupaya memperbaiki akurasi data sosial ekonomi yang menjadi dasar pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, keluhan dan masalah di lapangan menjadi masukan penting bagi pemerintah untuk melakukan koreksi agar data yang digunakan lebih akurat dan sesuai dengan kondisi nyata masyarakat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait