Jakarta · Rabu, 26 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kepala Bakom Angkat Bicara soal Heboh Data Desil

Data desil pengelompokan keluarga berdasarkan kesejahteraan di Indonesia menjadi kontroversi karena dianggap tidak akurat. Banyak masyarakat khawatir perhitungan desil pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) membuat bantuan sosial tidak bisa diakses. Kepala Bakom Muhammad Qodari menyatakan keluasan keluhan akan menjadi masukan untuk koreksi. Presiden Prabowo Subianto juga mengumumkan penyesuaian basis data untuk meningkatkan akurasi. Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan data sosial dan ekonomi bersifat dinamis dan akan dievaluasi melalui Sensus Ekonomi BPS. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan desil merupakan gambaran posisi relatif kesejahteraan, bukan ukuran absolut kemiskinan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait