Data Desil Masih Berantakan, Pemerintah Siapkan AI untuk Cek Siapa yang Layak Dapat Bansos
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah menyiapkan penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk memperbaiki data desil masyarakat yang menjadi dasar penentuan penerima bantuan sosial (bansos). Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan hal ini dilakukan karena data desil saat ini masih belum akurat dalam menggambarkan kondisi ekonomi masyarakat. AI akan digunakan untuk menghubungkan data dari berbagai kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah agar proses pemutakhiran data sosial-ekonomi menjadi lebih tepat. Dengan integrasi data, pemerintah diharapkan dapat lebih akurat menentukan keluarga yang layak menerima bansos. Luhut juga menyebut masyarakat dapat menguji kelayakan sendiri saat mendaftar bansos melalui sistem yang akan dikembangkan. Data desil merupakan pemeringkatan keluarga berdasarkan karakteristik sosial dan ekonomi, yang membagi masyarakat ke dalam 10 kelompok kesejahteraan relatif. Semakin rendah angka desil, semakin rendah pula kesejahteraan suatu keluarga. Pemerintah juga tengah melakukan penghematan anggaran yang berpotensi membuka ruang untuk menambah program cash transfer kepada masyarakat yang memenuhi kriteria.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 14.27
Ramai Data Desil Tak Sesuai 'Isi Kantong', Luhut: Akan Diperbaiki dengan AI
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 12.06
Luhut Ungkap Data Bansos Salah Sasaran: Dulu 77,6%, Kini di Bawah 5%
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 14.00
Data Desil Jadi Sorotan, Misbakhun Sebut Pemerintah Perbaiki Parameter
Berita terkait
Luhut: Bansos Salah Sasaran Turun dari 77,6% Jadi di Bawah 5%
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 17.04
Ini Penyebab Data Desil Bansos Bisa Tidak Akurat Menurut BPS DIY
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 09.29
Prabowo: Saya Gembira, Sekarang Tidak Ada Lagi Anggaran Ulang Tahun Kementerian
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 16.58
Jamuan Gwyneth Paltrow untuk Sam Altman Ditunda di Tengah Kritik soal AI
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 22.15