Luhut: Bansos Salah Sasaran Turun dari 77,6% Jadi di Bawah 5%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan bahwa uji coba penyaluran bansos di Banyuwangi menemukan tingkat kesalahan sasaran mencapai 77,6%. Pemerintah kemudian memperbaiki sistem dengan mengintegrasikan data dari berbagai kementerian dan menggunakan teknologi digital berbasis AI. Calon penerima cukup memasukkan NIK, memindai wajah, dan memasukkan nomor meteran listrik untuk verifikasi otomatis. Hasilnya, kesalahan penyaluran berhasil ditekan menjadi di bawah 5%, dengan target akurasi lebih dari 90% pada akhir 2026. Sistem telah diuji coba di 256 kabupaten/kota dan mencakup 16,8 juta jiwa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 12.06
Luhut Ungkap Data Bansos Salah Sasaran: Dulu 77,6%, Kini di Bawah 5%
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 14.27
Ramai Data Desil Tak Sesuai 'Isi Kantong', Luhut: Akan Diperbaiki dengan AI
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 13.13
Video: Kebutuhan Data Melonjak Era AI, RI Butuh WiFi Yang Cepat-Stabil
SINDOnews · 28 Agustus 2026 pukul 08.25
Ikuti Perkembangan Zaman, Pelaku Usaha Harus Maksimalkan Pemanfaatan AI
Berita terkait
Luhut: Digitalisasi Pemerintahan RI Capai 80%, Oktober Mulai Diterapkan Nasional
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 17.08
CEO Kreta Digital Ajak Pelaku Usaha Tetap Relevan Lewat AI
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 21.20
92% Pekerja RI Kenal AI, Cuma 15% yang Pakai Secara Produktif
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 12.45
Desil Bansos Banyak Dikeluhkan, Bakom Sebut Data Bisa Dievaluasi
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 13.20