Jakarta · Senin, 28 September 2026Cari
WargaKonoha

DBS: Mayoritas bank sentral Asia “wait and see” jelang akhir tahun

Ekonom Senior DBS Group Research Radhika Rao memproyeksikan mayoritas bank sentral Asia akan mengadopsi sikap 'wait and see' hingga akhir tahun 2026, sambil mempertahankan kewaspadaan terhadap inflasi dengan tetap menampilkan bias hawkish tanpa menaikkan suku bunga secara agresif. Ia mencontohkan bank sentral Malaysia yang menunjukkan sinyal hawkish namun belum cukup kuat untuk memicu kenaikan suku bunga resmi. Beberapa bank sentral seperti Indonesia, Filipina, dan Singapura sudah lebih dulu menaikkan suku bunga di awal tahun untuk mencegah inflasi dan menstabilkan mata uang lokal. Tiga faktor utama yang memengaruhi kebijakan moneter adalah keputusan The Fed, fluktuasi harga minyak, dan tekanan pada nilai tukar serta inflasi. Negara-negara yang bergantung pada impor minyak dan mengalami tekanan mata uang cenderung lebih cepat menaikkan suku bunga secara preventif. Rao memperkirakan bank sentral Filipina dan India akan menaikkan suku bunga lagi menjelang akhir tahun, dengan Filipina diproyeksikan mendapatkan satu kenaikan dan India setidaknya dua kenaikan pada kuartal akhir.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait