Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Defisit Transaksi Berjalan 2026 Diproyeksikan Melebar ke 2,49 Persen

Defisit transaksi berjalan Indonesia diproyeksikan melebar menjadi 2,49 persen dari PDB pada 2026, meningkat signifikan dari 0,09 persen pada 2025. Kondisi ini diperkirakan menurunkan cadangan devisa ke kisaran USD 143–147 miliar pada akhir 2026, turun dari USD 156,47 miliar pada akhir 2025.

Pelebaran defisit dipicu oleh peningkatan permintaan impor akibat kebijakan pemerintah yang berorientasi pertumbuhan, sementara ekspor tertekan permintaan global yang lemah dan ketidakpastian geopolitik. Surplus perdagangan kumulatif Januari-Agustus 2026 juga menyusut tajam menjadi USD 7,25 miliar dibandingkan USD 29,35 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Risiko tambahan muncul dari ketegangan Timur Tengah yang berpotensi menaikkan harga minyak global dan nilai impor.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait