Dekan Kehutanan UGM Akui Sengaja 'Mendahulukan' ETD Skripsi Jokowi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Keberadaan skripsi Presiden Joko Widodo di repositori Electronic Theses and Dissertations (ETD) Universitas Gadjah Mada (UGM) sempat menimbulkan pertanyaan publik, terutama mengapa karya ilmiah Jokowi dapat diakses sementara skripsi mahasiswa angkatan 1980 lainnya belum tersedia. Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Ir. Sigit Sunarta, menjelaskan bahwa digitalisasi arsip kampus dilakukan secara bertahap sejak 2013, dimulai dari lulusan dengan tahun angkatan paling muda karena lebih mudah diproses. Proses ini kemudian bergerak ke arkib fisik lama secara bertahap. Sigit menambahkan, skripsi Jokowi diunggah khusus saat Jokowi terpilih sebagai presiden dan berencana mengunjungi kampus, sebagai bentuk kebanggaan dan apresiasi institusi. Pihak fakultas tidak mengantisipasi respons publik terhadap keputusan tersebut.
Bagikan
Berita terkait
Ijazah Fisik Masih Rahasia tapi Skripsi Jokowi Sudah Digital, Ini Kata UGM
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 18.24
Sidang PN Jaktim: Keaslian Ijazah Jokowi Dipaksa Lewat Kesaksian UGM dan Polri
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 12.30
Dekan Kehutanan UGM Sebut Jokowi Punya Gelar Sarjana Muda, Ini Bedanya dengan Sarjana Biasa
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 23.43
Dibongkar UGM! Ternyata Jokowi Bukan S1 Langsung
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 08.20