Deputi BI pesan Kepala BI Banten baru perkuat peran mitra strategis
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Thomas A.M. Djiwandono menyampaikan pesan kepada Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten baru, Sofwan Kurnia, untuk memperkuat peran BI sebagai mitra strategis pemerintah daerah guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Dalam pertemuan di Serang pada Jumat, Thomas menekankan pentingnya menguatkan program yang telah berjalan baik sekaligus membawa gagasan dan energi baru untuk menghadapi tantangan ke depan.
Menurut Thomas, Sofwan Kurnia perlu memastikan kebijakan yang relevan dan responsif, khususnya dalam menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan pangan sesuai arah kebijikan pusat. Selain itu, BI Provinsi Banten juga diminta meningkatkan kualitas asesmen ekonomi daerah untuk mendukung Banten sebagai pusat industri dan investasi, sekaligus memanfaatkan posisinya dalam aglomerasi Jabodetabek sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru.
Pada Triwulan II 2026, Banten mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,49 persen (yoy), melampaui pertumbuhan nasional yang mencapai 5,29 persen. Thomas menegaskan bahwa pencapaian ini perlu dijaga melalui sinergi yang kuat guna membuka sumber ekonomi baru di wilayah yang menghubungkan Jawa dan Sumatera. Sofwan Kurnia resmi menggantikan Ameriza M. Moesa yang bertugas dari Februari 2024 hingga Juni 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 18.29
Terendah di Jawa, Jakarta Catatkan Inflasi 0,15% di Agustus 2026
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 07.45
Kejar Ekonomi 8%, Purbaya Pede Kelas Menengah Bakal Bangkit
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 18.15
Purbaya Ungkap Nasib Kelas Menengah Indonesia
kumparan · 3 September 2026 pukul 16.38
Purbaya Akui Pendapatan Kelas Menengah Turun, Siapkan Strategi Genjot Ekonomi
Berita terkait
Uji Kelayakan di DPR, Aida Targetkan Ekonomi Tumbuh di Atas 7%
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 08.00
Jalani Fit and Proper Test Calon Gubernur BI, Destry Ungkap Kondisi Ekonomi RI
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 11.46
BI Buka-bukaan Konsumsi Rumah Tangga RI Masih Perlu Digenjot
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 14.16
Rupiah Perkasa ke Rp17.679 per Dolar AS Sore Ini
CNN Indonesia · 3 September 2026 pukul 16.24