Di Balik Rencana Akuisisi BYAN, IAW Minta Regulator Ikuti Jejak Uangnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesian Audit Watch (IAW) meminta Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merekonstruksi rencana pengambilalihan sekitar 62 persen saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) yang dikendalikan oleh Haji Isam atau pihak terafiliasi. IAW mengusulkan pendekatan BYAN Four-Clock Test yang memetakan empat aspek: Jam Transaksi, Jam Informasi, Jam Uang, dan Jam Regulator untuk memastikan transparansi dan kepatuhan terhadap aturan pasar modal. Pendekatan ini bertujuan memetakan peristiwi transaksi, sumber dana, serta kewajiban calon pengendali seperti Mandatory Tender Offer (MTO) dan biaya pendanaan.
Bagikan
Berita terkait
BEI Didorong Perkuat Surveillance Saham BYAN untuk Jaga Transparansi Pasar
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 20.20
Saham BYAN Sempat Melonjak 20 Persen, IAW Minta Regulator Telusuri Rumor Akuisisi
VOI · 30 Agustus 2026 pukul 10.50
Rumor 62 Persen Saham BYAN Dinilai Jadi Alarm Integritas Pasar
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 14.46
Haji Isam Dikabarkan Bidik 62% Saham BYAN Rp 52,7 T, Jauh di Bawah Nilai Pasar
Detik.com · 11 September 2026 pukul 13.21