Jakarta · Jumat, 4 September 2026Cari
WargaKonoha

BEI Didorong Perkuat Surveillance Saham BYAN untuk Jaga Transparansi Pasar

Bursa Efek Indonesia (BEI) meminta klarifikasi terkait rumor pengambilalihan 62,2 persen saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) oleh Haji Isam atau pihak terafiliasinya. Upaya ini dinilai positif untuk menjaga transparansi pasar. Indonesian Audit Watch (IAW) mendukung dengan penelusuran menyeluruh aktivitas perdagangan saham BYAN, terutama setelah saham naik 20 persen ke Rp17.275 pada 18 Agustus 2026 dengan volume 5,22 juta saham dan nilai Rp88,49 miliar.

IAW menekankan bahwa penelusuran diperlukan untuk memastikan tidak ada pelanggaran seperti insider trading atau manipulasi pasar, meskipun harga naik tidak otomatis menjadi pelanggaran. Fokus pengawasan harus pada pola pembelian, penjualan, rekening yang terkait, serta kemungkinan akumulasi saham sebelum dan sesudah rumor beredar.

Beberapa pihak, termasuk JARR dan Bloomberg, menyatakan tidak ada rencana akuisisi. Namun, IAW yakin data perdagangan harus tersedia untuk analisis mendalam jika diperlukan. Kesiapan data sejak dini membantu regulator membandingkan kronologi perdagangan dengan fakta transaksi jika pengambilalihan terjadi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait