'Di-PHP Setahun!' Gubernur Maluku Utara Sherly Keluhkan 16 Ribu Hektare TORA Belum Dibagikan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengeluhkan terhambatnya redistribusi 16 ribu hektare Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) yang telah diverifikasi 'clear' namun belum dibagikan kepada masyarakat sejak akhir 2025. Dalam RDP bersama Komisi II DPR, terungkap bahwa dari total potensi 36.200 hektare TORA, baru 11.700 hektare (32%) yang selesai diproses, sementara 68% sisanya masih tertahan.
Ketidakpastian legalitas lahan ini berdampak serius bagi 60% penduduk Maluku Utara yang berprofesi sebagai petani dan menghambat program hilirisasi kelapa pemerintah. Sherly mendesak adanya kepastian waktu penyelesaian, seperti tenggat 30-60 hari, serta kewenangan lebih bagi Gubernur selaku Ketua GTRA untuk memantau posisi pengajuan lahan agar proses administratif tidak terhenti tanpa kejelasan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 15 September 2026 pukul 14.49
Di DPR, Sherly Tjoanda Curhat Tak Dapat Kepastian 16 Ribu Ha Tanah untuk Petani
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 07.37
Kepala Kantor Pertanahan Bogor dan Tangerang Ikut Terjaring OTT KPK
Berita terkait
Baleg DPR Tuntaskan RUU Pengaturan Reforma Agraria, Atur Pembentukan BRAN
VOI · 8 September 2026 pukul 16.00
Wamendagri Dorong Penguatan Pemda dalam Pelaksanaan Reforma Agraria
Detik.com · 7 September 2026 pukul 21.39
Wamendagri Bima Dorong Peran Pemda Diperkuat dalam Reforma Agraria
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 21.28
Wamendagri Bima Dorong Penguatan Peran Pemda dalam Reforma Agraria
kumparan · 7 September 2026 pukul 21.21