Di Tengah Ketidakpastian Global, Pelaku Bisnis Perlu Hati-hati Tentukan Arah Perusahaan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Di tengah ketidakpastian global, pelaku bisnis di Indonesia perlu berhati-hati dalam menentukan arah perusahaan. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,8 hingga 6,5 persen pada tahun 2027 untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. Ketidakpastian ini memicu dinamika pasar dan gejolak ekonomi global yang berimbas langsung ke Indonesia, sehingga manajemen dan pelaku bisnis dituntut membuat keputusan kebijakan yang cermat karena berpengaruh pada kelangsungan dan pengembangan perusahaan.
Penilai memiliki peran strategis dalam membantu aksi korporasi seperti merger, akuisisi, restrukturisasi, dan pencarian pendanaan. Empat aspek utama yang perlu diperhatikan adalah keuangan, akuntansi, perpajakan, dan legal. Kehadiran penilai memberikan dasar nilai yang kredibel sebelum mengambil keputusan besar, sehingga rencana aksi korporasi dapat berjalan tepat sasaran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 12.41
Fraksi PAN: Pidato Presiden Prabowo Arah Tegas Kemajuan Bangsa
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.51
Airlangga Ungkap Arah Kebijakan Ekonomi 2027: Bursa Mineral-PFII
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.06
Usai Pidato Prabowo, Tamsil Linrung Sebut Ekonomi Masih Punya Harapan
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 11.11
Pidato Prabowo di Sidang Tahunan: Libas Spekulan Lewat 30.000 Koperasi Merah Putih
Berita terkait
SGE 2026 Catat Transaksi Rp 7,75 M, UMKM Surabaya Bidik Pasar Lebih Luas
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 18.24
Prajogo Pangestu Jadi Orang Terkaya RI, Hartanya Naik Rp19 T Sehari
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 14.40
Ekonomi Lesu, Ekosistem UMKM Dinilai Perlu Diperkuat dari Hulu ke Hilir
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 19.45
RI Sudah Punya Jaringan Tol 3.100 Km, Total Investasi Tembus Rp 779 T
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 16.07