Apindo Soroti Merosotnya Kontribusi Manufaktur ke PDB RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyoroti penurunan kontribusi sektor manufaktur terhadap PDB Indonesia dari sekitar 29 persen pada 2000-an menjadi 19 persen saat ini. Jika memindahkan kontribusi minyak sawit mentah (CPO), kontribusi manufaktur diperkirakan hanya 16 persen. Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo, Bob Azam, menilai penguatan industri pengolahan kritis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 8 persen dan menciptakan lapangan kerja formal. Ia mendorong evaluasi kebijakan yang menghambat perkembangan industri serta revisi Undang-Undang Tenaga Kerja dengan prinsip flexicurity untuk memberikan fleksibilitas bagi dunia usaha sekaligus memastikan perlindungan pekerja.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 15.36
Mencari Titik Temu antara Perlindungan Pekerja dan Penciptaan Kerja
CNBC Indonesia · 26 September 2026 pukul 10.20
Prabowo Kumpulkan Menkeu-Gubernur BI di Hambalang, Ini yang Dibahas
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 15.11
Garis Kemiskinan RI Cuma Rp669 Ribu, Ekonom Bongkar Jurang Besar antara Data dan Realitas
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 20.40
Rupiah Hampir Rp18 Ribu, Pertemuan Menkeu Suahasil dan Gubernur BI Sepakati 5 Pilar Fiskal-Moneter
Berita terkait
Tiga Indikator Menguat, Airlangga Optimistis Ekonomi Indonesia Cerah
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 20.50
Potensi Penerimaan Negara Hilang Rp576,3 Triliun Akibat Pemberian Insentif
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 20.24
Ekonomi RI Tumbuh 5,45%, Inflasi 3,19%, DPR Kumpulkan Kemenkeu-BI-OJK-Danantara
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 15.58
Pemerintah Tebar Insentif Pajak Rp576 T di 2026, Ini Penerimanya!
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 16.20