Dibanding Malaysia dan Thailand, Pasar Pembiayaan RI Masih Sangat Besar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Potensi pasar pembiayaan di Indonesia masih sangat besar dibandingkan dengan Malaysia dan Thailand. Menurut Dapot Parasian S. Sinaga, Plt. Direktur Utama PT Mandiri Utama Finance (MUF), bisnis multifinance di Indonesia masih tumbuh meski di tengah kondisi geopolitik yang tidak menentu. Hal ini terlihat dari jumlah kendaraan per 1.000 penduduk, yang masih hanya 99 di Indonesia, sementara di Malaysia dan Thailand sudah mencapai ratusan unit. Dapot menekankan bahwa multifinance perlu fleksibel dalam memilah dan memilih nasabah dengan pendekatan yang tepat agar tidak salah pilih, salah hitung, dan salah urus. Ketersediaan data yang semakin melimpah dan digitalisasi yang berkembang juga membantu mengoptimalkan pelayanan dan meminimalisir risiko nasabah. Menurutnya, tiga pendekatan yang digunakan oleh MUF harus tetap agile dan up to date untuk menghadapi dinamika pasar yang terus berubah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 11.30
Kondisi UMKM RI: Modal Makin Mudah, Akses Pasar Masih Mampet
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 14.52
Bank Mandiri Bantu 56 Ribu UMKM Naik Kelas Lewat KUR
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 21.45
Menteri Maman: UMKM Dapat Modal, Pasar Jangan Sampai Hilang
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 13.15
Airlangga Dorong Generasi Naruto Kelola UMKM Pakai AI
Berita terkait
Menkum siapkan Rp10 triliun untuk pembiayaan kekayaan intelektual UMKM
ANTARA News · 27 September 2026 pukul 13.12
Pembiayaan ACC Naik 11% pada Agustus 2026
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 20.30
Penyaluran kredit FIFGroup tumbuh 6,8 persen capai Rp30,09 triliun
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 19.53
BSI akselerasi UMKM naik kelas melalui pembiayaan dan digitalisasi
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 19.13