Dinilai 'Mempersilahkan', Istana Pilih Diam Soal Gugatan Ijazah Wapres Gibran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Istana negara tidak memberikan pernyataan resmi terkait gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai pemenuhan syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sikap diam ini menuai spekulasi di kalangan publik dan media, termasuk dalam tayangan Retorika Show dengan Faizal Assegaf pada 24 September 2026, yang menyoroti perbandingan dengan respons defensif sebelumnya terhadap isu legalitas pejabat tinggi negara. Menurut mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana, kebungkaman tersebut dapat ditafsirkan sebagai bentuk penghormatan terhadap hak rakyat untuk mengajukan gugatan dan independensi peradilan, namun ia juga memperingatkan agar publik tidak berspekulasi berlebihan mengenai intervensi kekuasaan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 23 September 2026 pukul 13.00
Pencalonan Digugat ke MK, Pendukung Gibran Ungkit Payment Gateway Denny Indrayana
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 06.35
KPU Sebut Gugatan PHPU Ijazah Gibran Terlambat 905 Hari
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 05.47
Denny Indrayana Soroti Bawaslu Tak Bisa Akses Dokumen Pencalonan Gibran
Detik.com · 24 September 2026 pukul 00.21
Militan 08 Sebut Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Bukan Wewenang MK
Berita terkait
Gugatan Ijazah Gibran: Denny Indrayana Dengar Istana Memang Sengaja Diam, yang Artinya...
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 20.08
Anies hingga Ganjar, Nama-Nama Ini Muncul dalam Perjalanan Gugatan Ijazah Gibran
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 00.00
Ketua Relawan Jokowi sebut Gugatan Denny Indrayana Cuma Guyonan Politik, 'Orang Paham Hukum Lagi Belajar Politik'
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 16.32
Zainal Arifin Mochtar Bicara soal Peluang Denny Indrayana Menang Gugatan di MK soal Ijazah SLTA Gibran
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 16.03